Wednesday, 25 March 2015

Dasar Pemograman Javascript

Advertisement
Hari ini kita akan membahas tentang pemograman javascript beserta cara menuliskan syntax dasar pemograman javascript. Sebagian dari kita pasti tahu dengan pemograman yang satu ini. Dan pastinya para pembuat template pun akan menggunakan kode javascript untuk membuat sebuah website/blog yang lengkap dan dinamis.  Bagi anda yang belum tahu dengan pemograman javascript, maka akan saya coba jelaskan secara sederhana disini beserta cara menuliskan syntax kode javascript yang benar. Javascript dikenal sebagai pemograman yang populer di internet dan dapat bekerja hampir diseluruh browser seperti opera, "mozilla firefox", chrome dan Internet explorer (IE) dan bisa disisipkan dalam pemograman lain seperti Html.

Javascript dikembangkan pertama kali oleh Brendan Eich dari netscape dibawah nama mocha. Kode javascript sebelumnya disebut livescript dan akhirnya berubah nama menjadi javascript. Javascript sendiri mempunyai banyak kegunaan. Seperti membuat scroll over pada website atau blog dan juga untuk membuat halaman dinamis. Javascript juga digunakan untuk membuat sebuah kode yang disebut AJAX.  Itulah javascript.

Dasar penulisan javascript
Agar bahasa javascript bisa dikenali oleh mesin web server,  javascript harus dituliskan seperti ini.

<script language=”javascript”>
isi kode
</script>

Didalam tag tersebut, kamu bisa isi dengan kode yang telah disediakan oleh javascript. Bisa berupa pernyataan(statement), kondisi(condition) dan sebagainya.  Sebagai contoh lihat di bawah ini.

<script language=”javascript”>
Document.write(“saya ditulis disini dan saya berasal dari javascript. Halo dunia”);
</script>

Penjelasan script diatas.
Kode Document.write adalah sebuah pernyataan yang berfungsi untuk menampilkan string(huruf) yang telah kita tuliskan. Jika kita jalankan kode tersebut melalui browser kita. maka kita akan melihat tulisan yang telah di isi sebelumnya di dalam script javascript.  Sebuah pernyataan pada javascript mempunyai tanda titik koma (;) untuk mengakhiri  1 baris kode yang kita tuliskan. Bisa saja tanpa menggunakan titik koma. Tapi saya lebih menyarankan kepada anda untuk menuliskan tanda titik koma di setiap akhir pernyataan dari baris kode yang telah kita tuliskan. ini agar para pembaca kode javascript bisa lebih mudah dalam membaca kode yang telah kita buat. Selain itu javascript juga bisa dituliskan seperti ini.

<script type=”text/javascript”>
Isi kode
</script>
Nah itulah dasar pemograman javascript yg harus kamu ketahui untuk bisa membuat sebuah website dan blog. apalagi menggunakan jquery.
Recent Posts

    No comments:

    Post a Comment

    Masukkan Komentar anda disini. mohon maaf, Link Aktif yang ada di dalam komentar akan terhapus secara otomatis oleh system blog ini.
    komentar akan di tampilkan setelah disetujui oleh admin. terima kasih